Tidak Dipecat, Tapi Wenger Pengen Mundur Secara Terhormat

Dalam beberapa tahun terakhir, desakan Arsene Wenger mundur dari kursi manajer Arsenal terus menggema. Musim ini mungkin jadi saat yang tepat, meski agak telat.

“Ini adalah pertama kalinya terjadi di sepanjang karir saya, dan ini tidaklah mudah. Saya memiliki cukup pengalaman dan keinginan kuat bisa mengubah keadaan. Ketika tim berjuang memulihkan kepercayaan diri, ini menjadi lebih sulit lagi,” kata Wenger kepada Sky Sport, yang dilansir BBC.

Desakan mundur Wenger kian menguat. Spanduk ‘Wenger Out’ bisa dilihat di beberapa sudut stadion. Jumlahnya malah makin banyak di Emirates Stadium.

Tuntutan agar Arsenal mundur sebenarnya sudah muncul sejak beberapa musim lalu. Wenger dinilai sudah kehilangan sentuhannya sebagai manajer top Premier League. Wenger tak lagi lihai meramu taktik. Di banyak kesempatan rencana permainannya dikalahkan dengan telak oleh Mauricio Pochettino, Antonio Conte, dan Josep Guardiola.

Beberapa pertandingan lainnya, pergantian pemain yang dilakukan Wenger terbukti tidak memberi efek positif dan mengubah keadaan. Wenger pernah memberi sukses besar pada Arsenal, tapi kini dia justru seperti menahan Arsenal untuk melaju cepat.

Tuntutan yang sejak beberapa tahun terakhir didengungkan itu semakin menguat musim ini. Wenger terlihat membuat masalah Arsenal kian bertambah, alih-alih membenahinya.

Indikator pertamanya adalah tampil buruk dari segi permainan. Menurut catatan Sky Sports, Arsenal cuma berada di peringkat empat dalam urusan menciptakan peluang, di bawah Manchester City, Liverpool, dan Tottenham Hotspur.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*